Digital Postmaster
Dalam
Bab ini membahas masalah Etika :
·
Melihat
Email (Viewing E-mail)
·
Bisakah
mendapatkan email anda kembali?
·
Spam
Cyber Stalking, Threats,
dan Harrassment
Pengantar
Apa
peran postmaster di sebuah organisasi digital? Apa hambatan-hambatan yang
mempengaruhi tugas seorang postmaster yang profesional dalam hal beretika yang
dapat/bisa menimbulkan masalah?
Ada beberapa peraturan
yang postmaster kerjakan seperti pengarsipan (archiving)
dan penyimpanan e-mail ke dalam server log. Selain bertugas untuk melakukan pengiriman
email secara rutin, postmaster juga bertanggung jawab untuk mengelola antivirus
dan software anti-spam juga. Pengelolaan content filter bertujuan untuk menghentikan gencarnya serangan dan mempersempit
ruang disk-agar spam tidak masuk dengan mudah. Menyeimbangkan semua kepentingan dapat
mengakibatkan situasi sulit dan
menantang bagi postmaster tanpa mengindahkan segala perangkap etis.
Dalam bab ini membahas tentang etika pada postmaster yang mungkin ditemui dalam kehidupan sehari-hari saat melakukan berbagai tugas mereka. Bahasan ini dimulai dengan mempetimbangkan etika
dalam hal melihat isi e-mail dan juga kepala surat dan pola lalu lintasnya. Bahasan ini
mengeksplorasi konflik yang muncul ketika postmaster menerima
permintaan untuk "Mendapatkan email kembali " apakah bertentangan
dengan kebijakan atau dibolehkan di mata hukum. Selanjutnya, anggapan melonjaknya jumlah
spam yang memasuki jaringan, dan
bagaimana tekanan untuk membendung aliran menimbulkan masalah etika untuk
postmaster dalam melakukan filter spam. Kesimpulan Bab diakhiri dengan
masalah gangguan cyber-stalking dan gangguan melalui e-mail.
Sebelum kita menggali
lebih dalam dan lebih dalam dari arti sebenarnya, ada baiknya kita mengetahui
sifat e-mail sebagai media komunikasi. E-mail adalah
mekanisme pengiriman untuk lampiran dan mekanisme penyimpanan mulai dari pengarsipan file, pesan, serta item-item lainnya, diantaranya Itu adalah kalender action
list, kurir FedEx, dan lemari arsip (filing cabinet).
Kebanyakan menganggap e-mail itu bersifat
sementara, informal dan pribadi, namun sebenarnya catatannya
sangat permanen yang berguna untuk menentang nasihat dan peraturan lembaga peneliti/penyelidik. Beberapa penyelidikan
skandal paling terkenal perusahaan akhir-akhir ini melibatkan e-mail sebagai bagian kunci dari bukti , bukan untuk meghina
seseorang.
Sekarang kita telah mengangkat topik tentang pertaruhan
berbagai keputusan etis terkait e-mail, kita akan menyajikan beberapa penjelasan dari sudut pandang perspektif
postmaster .
Melihat E-mail (Viewing Email)
Sejumlah perusahaan memiliki kebijakan yang ketat dalam melihat email orang lain. Dalam beberapa kasus, email adalah catatan bisnis untuk melihat pesan email mengenai progress atau data manajemen sama seperti saat menarik data seorang tenaga kerja dari filing kabinet. Namun, kerahasiaan identitas internet memungkinkan kita untuk berpikir bahwa tidak ada yang melihat, yang dengan cepat dapat memicu pelanggaran etika. Tak ada yang mengalami godaan lebih besar daripada orang-orang yang memiliki hak istimewa, seperti seorang postmaster dan seorang system administrator, karena mereka memiliki kewenangan penuh untuk melihat file-file email di komputer. Dalam bab ini membahas penuh tentang etika seorang postmaster dalam hal melihat email, traffic analysis, dan mailing list yang bukan punya anda.
Sejumlah perusahaan memiliki kebijakan yang ketat dalam melihat email orang lain. Dalam beberapa kasus, email adalah catatan bisnis untuk melihat pesan email mengenai progress atau data manajemen sama seperti saat menarik data seorang tenaga kerja dari filing kabinet. Namun, kerahasiaan identitas internet memungkinkan kita untuk berpikir bahwa tidak ada yang melihat, yang dengan cepat dapat memicu pelanggaran etika. Tak ada yang mengalami godaan lebih besar daripada orang-orang yang memiliki hak istimewa, seperti seorang postmaster dan seorang system administrator, karena mereka memiliki kewenangan penuh untuk melihat file-file email di komputer. Dalam bab ini membahas penuh tentang etika seorang postmaster dalam hal melihat email, traffic analysis, dan mailing list yang bukan punya anda.
Menangani Email yang
terpental / memantul kembali (Handling Bounce E-mail)
Ketika anda melihat adanya bouncing email sebelum terdapat mailing worms pada email,biasanya ada sesuatu yang salah. Sebagai postmaster, Anda tahu bahwa e-mail yang mungkin familiar / terkenal tidak dapat diandalkan, karena jika ada satu karakter dalam pengetikan alamat email ada yang salah, maka akan menyebabkan ia (email anda) terpental / memantul kembali ke anda. Dan jika e-mail terpental kembali ke anda, itu artinya anda gagal unutk mengirim email ke alamat yang dituju. Apa ada beberapa kepentingan tertentu mengenai peran postmaster dalam penanganan e-mail yang terpental balik? Di satu sisi, mereka bisa membantu mendapatkan e-mail kepada target yang dituju, dan di sisi lain, mereka harus fokus pada pesan tersebut khususnya mereka mulai untuk belajar banyak tentang isinya dan mungkin melihat hal-hal yang mereka tidak harus lihat. Bahkan ada beberapa isi pesan sering mengandung informasi yang sensitif.
Ketika anda melihat adanya bouncing email sebelum terdapat mailing worms pada email,biasanya ada sesuatu yang salah. Sebagai postmaster, Anda tahu bahwa e-mail yang mungkin familiar / terkenal tidak dapat diandalkan, karena jika ada satu karakter dalam pengetikan alamat email ada yang salah, maka akan menyebabkan ia (email anda) terpental / memantul kembali ke anda. Dan jika e-mail terpental kembali ke anda, itu artinya anda gagal unutk mengirim email ke alamat yang dituju. Apa ada beberapa kepentingan tertentu mengenai peran postmaster dalam penanganan e-mail yang terpental balik? Di satu sisi, mereka bisa membantu mendapatkan e-mail kepada target yang dituju, dan di sisi lain, mereka harus fokus pada pesan tersebut khususnya mereka mulai untuk belajar banyak tentang isinya dan mungkin melihat hal-hal yang mereka tidak harus lihat. Bahkan ada beberapa isi pesan sering mengandung informasi yang sensitif.
Conservative Tidak ada "kepentingan berkompetisi"
dalam kasus ini, karena sudah menjadi kebijakan
untuk tidak membaca isi dari e-mail,
atau bahkan subject line. "Berpalinglah" seharusnya
menjadi aturan utama kecuali jika ada hukum pemeriksaan yang melibatkan e-mail secara lebih spesifik. Bahkan, postmaster
tidak boleh membaca e-mail yang sedang diselidiki, tetapi harus
memberikan salinan e-mail tersebut kepada yang berhak (investigator).
RINGKASAN
Pekerjaan utama postmaster adalah untuk mendapatkan e-mail yang sah dari pengirim ke penerima. Satu satunya waktu bagi postmaster saat harus membaca email adalah ketika ada penyelidikan resmi oleh penegak hukum atau departemen keamanan internal. Kebijakan perusahaan harus secara eksplisit jelas dan diterapkan dalam hal ini. Pengguna e-mail punya tanggung jawab juga, seperti jika anda mengirimkan informasi yang sensitif melalui email harus dienkripsi / dibuatkan sandi oleh PGP (Pretty Good Privacy) atau S/Mime.
