Disk Hogs Space (Memonopoli Ruang Penyimpanan) - Ikuti Kebijakan Perusahaan
Anda adalah postmaster di sebuah perusahaan besar dan CEO
itu kehabisan space disk pada bagiannya dari server
e-mail. Kebijakan perusahaan dibuat untuk mengajukan permintaan ke postmaster
agar kuota disk nya ditambahkan dan melebihkan ruang penyimpanan dengan
membebankan tagihan ke anggaran department dari orang yang membuat permintaan
tersebut. Anda mungkin berpikir itu aneh karena bahwa CEO yang malah
membutuhkan lebih banyak ruang sebagai alokasi, sebab dia mengijinkan anda
untuk membaca seluruh file email yang masuk pada server untuk mencari penyebab
sebenarnya dari masalah tersebut. Anda pasti berkesimpulan bahwa CEO itu
membuang-buang ruang dengan menyalahgunakan sistem pada email untuk penggunaan
pribadi, dan bahwa CEO tersebut seharusnya berhenti memonopoli penyimpanan
dengan menerima semuanya sebagai lelucon dan grafis yang hambar. Dia kemudian
mengirimkan CEO itu e-mail tentang hal tersebut, lalu
menolak untuk meng-upgrade ruang penyimpanan. Apakah ini secara etika merupakan
suatu kesalahan?
Conservative Kebijakan ini sudah dibuat, maka patuhilah
kebijakan tersebut. Ruang disk kecil
itu tidak layak bagi CEO. Menambah (meng-upgrade) ruang disk dan meninggalkan
isi tersebut yang belum ditemukan. Membaca email CEO tidak hanya tidak etis, karena memperlihatkan anda ke informasi yang
jauh lebih sensitif. Keputusan Strategis perusahaan dan diskusi lainnya, belum
lagi komunikasi pribadi CEO dengan keluarga dan teman-teman, lebih diutamakan
untuk rasa ingin tahu tentang apa yang telah diambil dari semua ruang disk
tersebut.
Liberal Berani untuk memprotes CEO dan membawa
masalahan ini ke peraturan perusahaan karena menyalahgunakan e-mail dan memonopoli
ruang penyimpanan yang berharga. "Berbicara kebenaran kekuasaan"
harus terjadi sekali dalam sementara sehingga lebih
tinggi-up tahu mereka harus mematuhi kebijakan mereka membuat untuk sisa pekerjaan company. Pekerjaan ini mencakup
pengelolaan ruang disk/penyimpanan, sumber daya yang terbatas, sehingga tempat
penyimpanan email tersedia untuk semua orang.
RINGKASAN
Tidak ada alasan yang dibenarkan untuk membaca email CEO
atau orang lain walau sudah menetapkan kebijakan
untuk secara rutin meng-upgrade ruang disk /penyimpan, apalagi jika mereka diharuskan membayar untuk sumber daya penyimpanan. Yang
satu ini seharusnya tidak menjadi masalah yang
sulit.